Berburu Saham Unggulan untuk Cuan
Aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing terus mendominasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kuartal III-2024, dengan total nilai mencapai Rp 4,50 triliun pekan lalu. Penjualan ini terutama menargetkan saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) yang tergabung dalam indeks Kompas100, seperti saham sektor perbankan BBRI, BMRI, BBCA, dan BRIS. Saham-saham non-bank juga tak luput dari aksi ini, yang menyebabkan indeks Kompas100 turun 4,42% sejak awal tahun ke level 1.120,75.
Meski tekanan jual meningkat, saham Kompas100 tetap menarik karena didominasi emiten dengan fundamental kuat. Miftahul Khaer, Equity Research Analyst dari Kiwoom Sekuritas, menilai indeks Kompas100 masih relevan karena mayoritas emiten dalam indeks tersebut memimpin pasar di sektornya masing-masing.
Optimisme terhadap pemulihan indeks Kompas100 tetap ada. Oktavianus Audi, VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas, memprediksi indeks ini akan menguat hingga rentang 1.180-1.200 pada akhir 2024. Hal ini didukung oleh prospek keuangan emiten yang lebih positif di kuartal IV-2024. Sektor keuangan dan konsumer menjadi sektor yang menjanjikan, sementara saham teknologi dan properti cenderung memberatkan indeks akibat tingginya suku bunga yang menekan daya beli masyarakat.
Hendra Wardana, Founder Stocknow.id, menyebut sektor media seperti SCMA akan mendapat dorongan dari peningkatan belanja iklan. Sementara itu, Nafan Aji Gusta Utama, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, menambahkan bahwa momentum Pilkada 2024, libur Natal, dan kebijakan moneter The Fed yang berpotensi melonggar akan menjadi katalis positif bagi kinerja emiten Kompas100.
Dengan kondisi ini, saham-saham diskon dalam indeks Kompas100 dapat menjadi peluang investasi menarik, terutama bagi sektor keuangan dan konsumer yang stabil.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023