Tantangan isu keuangan dan Industri Penerbangan yang tak Sehat bagi Garuda
Selain tantangan isu keuangan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga menghadapi industri penerbangan yang tidak sehat, seperti maskapai pada umumnya. Kemampuan bernegosiasi serta menghadapi masalah internal dan eksternal merupakan modal memimpin perusahaan maskapai kelas atas ini. Garuda Indonesia akan mengadakan RUPS luar biasa pada Jumat (15/11). Perusahaan itu akan mengganti para direksi dan komisaris sebagai pengurus. Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra juga disebut akan diganti. Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia Alvin Lie berpendapat, persoalan utama yang harus dihadapi para pemimpin baru Garuda Indonesia adalah pengembangan kapasitas di tengah sempitnya ruang gerak keuangan, terutama rute domestik. Rencana pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat karena minimnya jumlah armada dinilai tidak pas.
”Ini sangat tidak tepat karena dengan jumlah pesawat yang ada saja, maskapai kesulitan secara konsisten mencapai load factor (keterisian penumpang) 70 % ke atas. Ini tentunya berdampak pada sisi internal,” kata Alvin, Minggu (10/11). Imbasnya, lanjut Alvin, maskapai dituntut mengurangi atau mengefisiensikan biaya dan mencari kantong-kantong pendapatan tambahan. Seperti yang dilakukan Garuda Indonesia baru-baru ini dengan memilih kursi berbayar ketika check in. Hal serupa juga dilakukan Citilink, anak usaha Garuda Indonesia, yang tidak menggratiskan lagi muatan bagasi 20 kg-nya mulai bulan depan. Secara terpisah, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menambahkan, dirut baru Garuda Indonesia akan dihadapkan pada persoalan tingginya biaya penerbangan serta pertentangan antara kepentingan bisnis dan tugas negara. Hal itu berkaitan dengan pihak eksternal atau pihak-pihak di luar perseroan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023