;

Kinerja Reksadana Saham Masih Lemah

Ekonomi Hairul Rizal 04 Nov 2024 Kontan
Kinerja Reksadana Saham Masih Lemah
Kinerja indeks reksadana mengalami tekanan sepanjang Oktober 2024, dengan hanya reksadana pasar uang yang mencatatkan kinerja positif sebesar 0,38% secara bulanan. Secara year-to-date (ytd), reksadana pendapatan tetap dan pasar uang tetap unggul dengan return masing-masing 3,32% dan 3,9%. Sebaliknya, reksadana saham mencatatkan kinerja negatif sebesar -2,51% ytd.

Hanif Mantiq, Direktur Utama Surya Timur Alam Raya Asset Management (STAR AM), menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh sikap pasar yang cenderung wait and see, terutama terkait kinerja saham blue-chip seperti ASII, BBRI, TLKM, dan UNVR, yang mencatat penurunan signifikan dalam sebulan terakhir. Sentimen global juga memengaruhi, terutama ketidakpastian terkait Pilpres AS. Hanif memprediksi, kemenangan Donald Trump dapat mendorong arus dana ke pasar negara berkembang, sedangkan kemenangan Kamala Harris berpotensi menguntungkan instrumen pendapatan tetap karena kebijakan fiskal yang lebih konservatif.

Guntur Putra, CEO Pinnacle Investment, menambahkan bahwa kepemimpinan Trump yang tidak terduga bisa membawa risiko ketidakstabilan pada pasar saham global, termasuk pasar domestik. Namun, reksadana pasar uang tetap menjadi pilihan stabil karena portofolionya yang fokus pada investasi jangka pendek seperti deposito dan obligasi korporasi di bawah satu tahun.

Secara keseluruhan, kinerja reksadana saat ini menghadapi tantangan dari faktor global dan ketidakpastian politik, namun instrumen pasar uang tetap menawarkan stabilitas di tengah volatilitas.
Download Aplikasi Labirin :