;

Pendapatan Non-Bunga Perbankan Terus Meningkat

Ekonomi Hairul Rizal 31 Oct 2024 Kontan
Pendapatan Non-Bunga Perbankan Terus Meningkat
Sejumlah bank besar di Indonesia mencatatkan pertumbuhan signifikan pada pendapatan non-bunga sepanjang sembilan bulan pertama 2024, didorong oleh peningkatan fee-based income (FBI) yang dihasilkan dari layanan digital dan inovasi berbasis teknologi.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan pendapatan non-bunga sebesar Rp 41,3 triliun, naik 29,8% secara tahunan, di mana FBI mencapai Rp 17,15 triliun. Menurut Sunarso, Direktur Utama BRI, pencapaian ini banyak dipengaruhi oleh transformasi digital yang dilakukan, terutama melalui aplikasi super BRImo yang mencatat volume transaksi sebesar Rp 4.034 triliun. Bisnis agen Brilink juga menyumbang FBI Rp 1,19 triliun.

Bank Mandiri membukukan pendapatan non-bunga sebesar Rp 30,8 triliun, tumbuh 12,6% secara tahunan. FBI tercatat Rp 12,9 triliun, didorong oleh transaksi digital melalui aplikasi Livin yang mencatat frekuensi transaksi 2,8 miliar kali dengan nilai Rp 2.940 triliun. Darmawan Junaidi, Direktur Utama Bank Mandiri, menambahkan bahwa aplikasi Kopra juga berkontribusi pada pertumbuhan FBI, dengan nilai transaksi sebesar Rp 16.000 triliun.

Bank Central Asia (BCA) meraih pendapatan non-bunga Rp 19 triliun, dengan FBI sebesar Rp 13,8 triliun, berkat perkembangan transaksi digital melalui aplikasi myBCA, menurut Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA.

Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat pendapatan non-bunga sebesar Rp 11,75 triliun, dengan FBI mencapai Rp 5,23 triliun. Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI, menyebut pertumbuhan FBI sebesar 2,8% berperan penting dalam pencapaian tersebut.

Secara keseluruhan, transformasi digital dan inovasi layanan di sektor perbankan menjadi kunci utama dalam meningkatkan pendapatan non-bunga di tengah tantangan biaya dana dan provisi yang meningkat.
Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :