Adu visi calon petinggi BI
Tantangan BI cukup berat, terutama dalam pemulihan ekonomi yang terimbas Covid-19.Kandidat deputi gubernur BI yang terpilih nanti tetap perlu menjaga independensi BI.Tiga calon deputi gubernur BI menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan. Ketiganya membawa sejumlah visi dan misi dengan tujuan yang sama, yakni tercapainya pemulihan ekonomi dan terjaganya stabilitas ekonomi pasca pandemi Covid-19. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Sumber Daya Manusia Bank Indonesia (BI) Doni Primianto Joewono menjadi calon deputi gubernur BI ketiga yang menyelesaikan uji kelayakan setelah dua kandidat lain, Juda Agung dan Aida S Budiman. Saat ini, Juda menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makro prudensial BI dan Aida sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomidan Moneter BI.
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, tugas utama dari figure terpilih adalah membantu meningkatkan peran BI dalam menanggulangi dampak Covid-19. Menurut Piter, independensi BI perlu dijaga, terutama dalam konteks berbagi beban (burden sharing) BI dan Kementerian Keuangan. Kebijakan moneter dan kolaborasi yang dilakukan BI kala Covid-19 tidak berbeda dari berbagai bank sentral negara lain. Bahkan, apayang dilakukan BI jauh lebih konservatif, khususnya dari sisikuantitas. Langkah monetisas iutang yang dilakukan BI dianggap sama sekali tidak mengganggu stabilitas nilai tukar. Yang relatif stabil dan cenderung menguat.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023