Trump VC Harris: Tidak Akan Terlalu Berdampak Signifikan pada Ekonomi Indonesia
Hasil pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024 diyakini akan sangat berpengaruh terhadap kondisi geopolitik ke depan. Namun, demikian seberapa besar kondisi tersebut akan beradampak terhadap perekonomian Indonesia, itu sangat ditentukan oleh resilen. fundamental ekonomi nasional, efisiensi dan daya saing iklim usaha nasional, serta kemampuan respons kebijakan ekonomi makro, fiskal, maupun moneter nasional. Apalagi, secara historis, pergantian Presiden AS juga dinilai tidak memberikan banyak dampak terhadap aktivitas ekonomi Indonesia dan AS. "Kalau kita lihat dalam parameter pertumbuhan ekspor Indonesia ke AS dan pertumbuhan investasi AS di Indonesia, selama ini juga tidak berubah signifikan antara era Trumph dan era Biden," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani kepada Investor Daily. Ia menyampaikan hal itu seputar dampak hasil pilpres di AS yang akan digelar 5 November mendatang, baik ketika dimenangkan oleh Donald Trumph yang merupakan kandidat dari Partai Republik maupun Kamala Harris yang adalah kandidat Partai Demokrat , terhadap perekonomian Indonesia. "Keduanya (ekspor dan investasi) hanya menciptakan pertumbuhan aktivitas ekonomi bilateral secara modest, kurang lebih 5-10% per tahun," ucap Shinta.
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023