Kredit dan Efisiensi Topang Laba Bersih BCA Tumbuh 12,77%
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara konsolidasi mencatatkan pertumbuhan total kredit sebesar 14,52% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp877,11 triliun pada kuartal III-2024. Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dari industri tersebut menjadi penopang pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemiliki sebesar 12,77% (yoy) menjadi Rp41,07 triliun. Bank bersandi saham BBCA ini membukukan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 9,5% (yoy) menjadi Rp 61,08 triliun pada sembilan bulan pertama 2024. Pendapatan selain bunga naik 13,5% (yoy) menjadi Rp 19 triliun, ditopang kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 7% (yoy). Total pendapatan operasional mencapai Rp80,1 triliunn, naik 10,4% (yoy). Presiden Direktur BCA Jahja Setiaadmadja mengatakan, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba bersih dua digit, diantaranya dari sisi kredit, terutama kredit korporasi yang meningkat 15,5% (yoy) mendorong peningkatan NII. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023