Kinerja Pasar Terpicu oleh Investasi Dana Publik
Kinerja investasi lembaga pengelola dana publik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2024, sejalan dengan membaiknya iklim pasar modal. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaporkan hasil investasi mencapai Rp 38,45 triliun hingga kuartal III-2024, meningkat 8,44% dibandingkan tahun lalu, dengan alokasi dana kelolaan mencapai Rp 776,8 triliun. Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun, menjelaskan bahwa investasi ini ditempatkan dalam berbagai instrumen, termasuk surat utang dan saham.
Sementara itu, PT Taspen juga mencatatkan peningkatan kinerja investasi dengan yield on investment sebesar 7,65%, naik dari 5,79% pada tahun sebelumnya, berkat kinerja pasar modal yang lebih baik. Corporate Secretary Taspen, Henra, menekankan bahwa mereka mengikuti regulasi terkait penempatan investasi, yang mencakup deposito, surat berharga, dan obligasi.
BPJS Kesehatan turut mencatat pertumbuhan investasi, di mana Kepala Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan, Rizky Anugerah, menyatakan bahwa pendapatan hasil investasi tumbuh signifikan hingga 96,97%, berkat strategi diversifikasi penempatan dana investasi. Dengan demikian, hasil investasi lembaga-lembaga ini mencerminkan adaptasi yang baik terhadap kondisi pasar, memberikan dampak positif terhadap kinerja mereka.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023