Presiden Baru, Harapan Segar bagi Industri Perbankan
Dengan dilantiknya Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia ke-8, harapan baru muncul dalam industri perbankan, terutama setelah pertumbuhan kredit yang minim dalam lima tahun terakhir. Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, mengungkapkan bahwa Prabowo membawa semangat untuk melanjutkan program pembangunan sebelumnya, khususnya dalam sektor infrastruktur dan properti. Namun, pertumbuhan kredit sangat tergantung pada kebijakan moneter Bank Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, optimis bahwa masih ada ruang untuk pertumbuhan kredit perbankan yang saat ini tercatat naik 11,04% hingga Agustus 2024. Ia meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan berdampak positif bagi kredit bank.
Beberapa pemimpin perbankan, seperti Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, memilih untuk bersikap wait and see, menunggu realisasi program dan susunan kabinet baru. Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Mandiri, Sigit Prastowo, optimis bahwa kredit korporasi dan komersial akan menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023