Antusiasme Pasar Mengikuti Pergantian Presiden
Nilai tukar rupiah diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (21/10), didorong oleh optimisme terhadap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo dan Gibran. Pada akhir pekan sebelumnya, rupiah ditutup menguat sekitar 0,17% ke level 15.481 per dolar AS. Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C Permana, menilai bahwa penunjukan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dapat memberikan stabilitas fiskal dan meningkatkan koordinasi kebijakan, berkat pengalamannya sebagai bendahara negara.
Sementara itu, Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menyebutkan bahwa perkembangan konflik di Timur Tengah juga menjadi perhatian utama pasar yang dapat mempengaruhi nilai dolar AS. Ia memproyeksikan pergerakan rupiah di kisaran Rp 15.450–Rp 15.550 per dolar, sedangkan Fikri memprediksi rentang yang lebih optimis, yaitu Rp 15.310–Rp 15.510 per dolar AS.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023