;

Jelang Pelantikan Prabowo - Gibran

Jelang Pelantikan Prabowo - Gibran
Jelang dilantik pada 20 Oktober 2024, presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka punya dua modal sosial yang penting bagi pemerintahan barunya, yakni citra dan tingkat keyakinan publik. Berdasarkan survei Kompas September 2024, citra positif Prabowo tergolong tinggi, yakni 84,1 persen. Citra positif terhadap Prabowo ini merata diungkapkan, baik oleh responden laki-laki maupun perempuan, serta responden dengan latar belakang ekonomi bawah, menengah, dan atas. Demikian pula dengan mereka yang berpendidikan rendah dan tinggi. Senada dengan Prabowo, mayoritas publik juga menilai positif citra Gibran. Tujuh dari 10 responden menilai positif citra Gibran. Penilaian positif terhadap sosok Prabowo dan Gibran ini juga diikuti tingkat keyakinan terhadap pemerintahan mendatang dalam mengatasi sejumlah persoalan bangsa.

Dibidang politik dan keamanan, misalnya, 76,4 persen responden yakin pemerintahan Prabowo-Gibran akan mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan. Dalam bidang hukum, sebagian besar responden (74,5 persen) juga yakin pemerintahan baru hasil Pemilu Presiden 2024 ini akan mampu menegakkan hukum. Tingkat keyakinan senada juga dinilai dalam meningkatkan kesejahteraan sosial (73,1 persen) dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi (72,6 persen). Besarnya citra dan keyakinan publik ini tidak terlepas dari faktor internal dan eksternal. Dari sisi internal, Prabowo-Gibran memiliki modal sosial berupa dukungan masyarakat pada Pilpres 2024. Hasil rekapitulasi KomisPemilihan Umum memperlihatkan, pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan dukungan mayoritas pemilih, yakni 96.214.691 suara atau 58,59 persen pemilih.

Dari sebaran wilayahnya, lebih dari separuh pemilih di 35 provinsi memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran. Ini menunjukkan meratanya dukungan yang diberikan masyarakat Indonesia. Gerak cepat persiapan transisi pemerintahan juga menjadi faktor lain tumbuhnya keyakinan publik. Kepemimpinan Prabowo-Gibran bergerataktis menyiapkan transisi pemerintahan dengan membentuk Tim Gugus Sinkronisasi Prabowo-Gibran pada akhir Mei 2024. Sesuai namanya, tim ini menyiapkan proses pemerintahan berikutnya dengan melakukan sinkronisasi program dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sejumlah anggota Tim Sinkronisasi kemudian juga ber gabung dengan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin untuk mendukung kesinambungan pembangunan. Manajemen pemerintahan berbasis perencanaan ini juga diterapkan Prabowo dalam menyusun kabinetnya. (Yoga)

Tags :
#Nasional
Download Aplikasi Labirin :