;

Utilitas Produksi Keramik Ditargetkan Capai 68%

Ekonomi Yuniati Turjandini 18 Oct 2024 Investor Daily
Utilitas Produksi Keramik Ditargetkan Capai 68%

Asosiasi Industri Keramik Indonesia (Asaki) menargetkan peningkatan utilitas produksi keramik nasional yang saat ini berada di level 63%, bisa beranjak naik ke level 67-68% pada akhir tahun nanti. Ketua Umum Asaki Edy Suyanto optimistis target tersebut akan tercapai, setelah pemerintah mengeluarkan pemberlakuan Bea masuk anti dumping (BMAD) keramik dalam lima tahun kedepan. Pemberlakuan ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.70/2024 yang berlaku pada 28 Oktober 2024 hingga lima tahun kedepan.

"Asaki sangat mengapresiasi kehadiran dan keberpihakan pemerintah Presiden Jokowi dalam melindungi industri keramik nasional dari tindakan kecurangan perdagangan berupa dumping dari keramik  impor asal china," ucap dia kepada Investor Daily. Edi mengakui pihaknya tetap memandang positif, meskipun besaran BMAD yang ditetapkan hanya kisaran 35% sampai dengan 50%. Asaki sebelumnya berharap besaran BMAD bisa seperti negara-negara macam Meksiko dan AS dengan besaran diatas 100%. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :