EKOSISTEM PERUSAHAAN RINTISAN - STARTUP JAKARTA TERBAIK DUNIA
Didapuknya DKI Jakarta sebagai ekosistem perusahaan rintisan terbaik kedua di dunia tidak terlepas dari dukungan stabilitas ekonomi dan politik Tanah Air beberapa tahun terakhir. Namun, prestasi tersebut diyakini sulit dipertahankan. Laporan Startup Genome bertajuk The Global Startup Ecosystem Report 2020 mencatat Jakarta sebagai ekosistem perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) terbaik di dunia, kedua setelah Mumbai.
Indikator yang digunakan dalam pencatatan tersebut a.l. performa, pendanaan, jangkauan pasar, dan talenta digital. Berdasarkan keempat indikator tersebut, ekosistem startup di Indonesia dinilai paling lemah dalam aspek talenta digital. Pendiri Asosiasi Digital Kreatif Indonesia Saga Iqranegara mengatakan inisiatif-inisiatif pengembangan talenta digital yang muncul dalam beberapa tahun terakhir belum benar-benar melibatkan pelaku industri secara keseluruhan. Sekadar catatan, dalam laporan yang sama disebutkan nilai ekosistem startup di Jakarta mencapai US$26,3 miliar alias yang tertinggi di dunia.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia Handito Joewono mengamini terkait dengan dorongan untuk berinovasi, dia menilai pembenahan perlu dilakukan terhadap program-program pengembangan talenta digital yang selama ini hanya berorientasi pada kuantitas.
Direktur Eksekutif Next Policy Fithra Faisal Hastiadi berpendapat stabilitas ekosistem startup di Tanah Air bergantung pada kemampuan tiap pemangku kepentingan dalam berkolaborasi.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023