BUMN Karya Masih Berpeluang Bersinar
Jelang berakhirnya masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), sejumlah proyek strategis nasional (PSN) belum rampung dituntaskan pemerintah. Salah satu program yang digencarkan di era pemerintahan Jokowi adalah pembangunan infrastruktur.
Saat ini, sedikitnya masih ada 43 proyek PSN yang bakal diwariskan Jokowi kepada pemerintahan baru Presiden terpilih Prabowo Subianto. Kinerja sejumlah emiten BUMN Karya pun jadi sorotan. Contohnya PT PP Tbk (PTPP). Sejak 2020, PTPP memiliki 40 proyek PSN. Sekretaris Perusahaan PTPP Joko Raharjo bilang, total nilai kontrak dari 40 PSN sejak 2020 mencapai Rp 47,5 triliun.
Joko menegaskan, PTPP masih fokus menuntaskan proyek PSN on going. Catatan KONTAN, PTPP menargetkan nilai kontrak baru tahun 2024 sebesar Rp 32 triliun.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas melihat, hingga akhir 2024, kinerja para emiten BUMN Karya juga berpotensi tumbuh. "Jika proyek PSN bisa selesai lebih cepat, emiten bisa dapat efisiensi operasional," tuturnya.
Founder Stocknow.id Hendra Wardana sepakat, peleburan holding BUMN Karya akan mempengaruhi kinerja emiten konstruksi pelat merah ke depannya.
Dia memproyeksi, kinerja BUMN Karya di kuartal III-2024 masih bisa tumbuh positif dibanding semester I-2024. Komitmen pemerintah baru melanjutkan PSN bisa jadi pendorong kinerja emiten BUMN Karya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023