;

Pengakuan terhadap Palestina di PBB

Ekonomi Yoga 28 Sep 2024 Kompas (H)
Pengakuan terhadap Palestina di PBB
Pengakuan terhadap negara Palestina memberikan harapan bagi Palestina dan menjadi langkah penting menuju tercapainya solusi dua negara. Hal terpenting, pengakuan ini merupakan satu-satunya cara untuk memberikan tekanan politik kepada Israel agar mengakhiri kekejamannya. Desakan untuk mengakui negara Palestina ini menguat dan disuarakan oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Desakan disampaikan lagi dalam berbagai pertemuan selama penyelenggaraan Sidang Majelis Umum PBB 2024. Seperti Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi yang menyuarakan ajakan untuk segera mengakui negara Palestina setidaknya di tiga forum. Forum itu, antara lain, Rapat Kerja Tingkat Menteri untuk Badan PBB untuk Perbantuan Pengungsi Palestina (UNRWA). Pada Kamis (26/9/2024), di New York, Retno juga ikut pertemuan Komite Menteri untuk Palestina di Gerakan Non-Blok (GNB).

Selain itu, ada Pertemuan Tingkat Menteri tentang Situasi di Gaza dan Implementasi Solusi DuaNegara sebagai Jalan Menuju Perdamaian yang Adil dan Komprehensif. ”Ketika saya menyinggung tentang pengakuan ini kepada beberapa kolega, banyak yang mengatakan, ’Kami akan mengakui Palestina pada waktu yang tepat’. Kapan waktu yang tepat? Bagi saya, waktu yang tepat adalah sekarang. Kami tidak ingin menunggu hingga semua warga Palestina mengungsi atau hingga 100.000 orang terbunuh,” kata Retno dalam Pertemuan Tingkat Menteri tenang Situasi di Gaza dan Implementasi Solusi Dua Negara sebagai Jalan Menuju Perdamaian yang Adil dan Komprehensif. Retno meminta seminta sejumlah ne- gara mempertimbangkan urgensi pengakuan terhadap negara Palestina. Selain pengakuan negara Palestina, penerapan Resolusi Majelis Umum PBB ES-10/24 juga sangat penting karena memberikan harapan. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :