;

Rupiah Butuh Fondasi Kuat untuk Menghadapi Tekanan Eksternal

Ekonomi Hairul Rizal 20 Sep 2024 Kontan (H)
Rupiah Butuh Fondasi Kuat untuk Menghadapi Tekanan Eksternal

Era suku bunga tinggi berakhir seiring pemangkasan Fed Funds Rate (FFR) dan BI-Rate pada pekan ini. Dolar Amerika Serikat (AS) pun kian tertekan, sehingga mata uang global termasuk rupiah jadi terangkat. Bahkan nilai tukar rupiah di pasar spot mampu menembus ke bawah 15.300 yakni 15.239 per dolar AS pada perdagangan, kemarin (19/9). Ini level tertinggi sejak 4 September 2023. Ekonom Senior KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana menyebutkan, dengan pemangkasan suku bunga, rupiah berpotensi terus menguat dalam jangka pendek. "Sampai akhir Oktober masih ada peluang bergerak di antara Rp 15.100-Rp 15.300," ujarnya, Kamis (19/9). Selain pemangkasan suku bunga, terdapat sejumlah sentimen yang akan memengaruhi gerak rupiah. Di antaranya perkembangan fundamental ekonomi Indonesia. Menurut Fikri, ada beberapa hal utama yang akan diperhatikan. Misalnya kondisi surplus perdagangan dan cadangan devisa. Faktor fundamental Indonesia yakni ekspor masih mengandalkan komoditas dasar seperti batubara dan CPO. Di sisi lain, lesunya ekonomi China turut mempengaruhi ekspor komoditas Indonesia. Di sisi lain, Indonesia juga mesti bersaing dengan India dalam memperebutkan hot money. 

Meningkatnya bobot MSCI India membuat inflow ke pasar saham dan obligasi Negeri Bollywood, itu lebih besar. Ke depan, potensi pemangkasan bunga acuan masih terbuka. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede malah melihat, The Fed bisa menyunat bunga acuan hingga 100 basis poin (bps) pada tahun ini dan 100 bps di tahun depan. Lalu BI-Rate juga akan menjaga ruang penurunan dari sisi interest differential rate. Adapun pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan datar di 2% pada tahun ini dan tahun depan. Sehingga belum ada pemburukan aktivitas ekonomi yang signifikan. Lalu tingkat pengangguran masih berada di kisaran 4%. Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalia Situmorang menghitung, nilai wajar rupiah berada di kisaran Rp 15.000. Namun, ia berpandangan level tersebut tak akan dicapai dalam waktu dekat. Hosianna memperkirakan rupiah baru bisa bertengger di 15.000 pada tahun depan. 

Download Aplikasi Labirin :