Berkeliling Bandung Raya dengan Bus Kota yang Nyaman
Sedang jalan-jalan atau ada keperluan lain di Bandung Raya? Trans Metro Bandung dan Trans Metro Pasun dan siap mengantarmu. ”Don’t tell me stories. You know that I love you. And when you lie to me. I hear it in your voice.” Lagu lawas ”Don’t Tell Me Stories” yang dinyanyikan Saskia dan Serge itu mengalun menemani perjalanan bus Trans Metro Bandung (TMB), Minggu (8/9/2024). Gerimis yang turun membuat suasana sore di ”Kota Kembang” kian syahdu. Pengemudinya, Kusdadi (49), membawa bus itu dari Alun-alun Kota Bandung menuju Kota Baru Parahyangan (KBP), KabupatenBandung Barat. Ada 10 penumpang di bus berwarna biru laut berkapasitas 40 orang itu. Kursi bus empuk. Pendingin udara memberi kesejukan. Penumpang rentan terserang kantuk di tengah perjalanan sekitar 20 kilometer (km) itu. Rute TMB Alun-alun Kota Bandung-KBP itu adalah satu dari 12 rute di Bandung Raya. TMB melayani penumpang di lima kota dan kabupaten.
Selain Kota Bandung dan Kota Cimahi, ada Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Trayek Alun-alun-KBP bisa dibilang ikonik. Trayek ini melintasi sejumlah tempat favorit warga setempat ataupun wisatawan. Bus melintasi Jalan Perintis Kemerdekaan hingga Jalan Wastukencana. Di sepanjang jalur itu, terdapat sejumlah tempat bersejarah seperti Gedung Indonesia Menggugat. Tempat itu saksi bisu Soekarno memperjuangkan Indonesia merdeka. Tempat bersejarah lain adalah Gereja Kristen Bethel yang diresmikan pada 1 Maret 1925. Sekitar 240 meter dari Bethel, terdapat gereja Katolik Katedral Santo Petrus dengan keindahan arsitektur bergaya neoothic yang berusia lebih dari seabad. Selain tempat bersejarah, penumpang yang turun di Jalan Perintis Kemerdekaan hanya perlu berjalan sekitar 300 meter untuk tiba di Jalan Braga. Di Braga terdapat pusat kuliner legendaris, galeri seni, hingga kafe-kafe bergaya lawas.
Penumpang dapat turun di Jalan Dr Djundjunan jika ingin ke D’Botanica Bandung Mall. Sekitar 1 km dari situ, berjejer toko oleh-oleh di Jalan Pasteur. Keripik tempe, brownies, bolu Lembang, pisang sale, dan beragam camilan siap diborong. Lokasi tak kalah penting adalah Bale Seni Barli di KBP. Tempat ini didirikan almarhum Barli Sasmitawinata, maestro pelukis Indonesia. Sekitar satu jam perjalanan, bus tiba di KBP. Tarif bus Rp 13.000 per orang. Jam layanan mulai pukul 05.37 WIB. Perjalanan terakhir kembali ke Alun-alun pukul 17.00 WIB. Selain TMB, ada bus Trans Metro Pasundan (TMP) atau Teman Bus yang melayani trayek Alun-alun-KBP. Jam operasionalnya hingga pukul 20.00 WIB tanpa melewati jalan tol. Jika TMB dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung, TMP merupakan bagian dari program nasional Teman Bus (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal, dan Nyaman) dibawah Kementerian Perhubungan. Keduanya saling melengkapi di Bandung Raya. Sangat terbantu Di antara para penumpang bus, ada Ari Juwanto (40). (Yoga).
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023