TOWR Siap Lakukan Right Issue Senilai Rp 9 Triliun
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membidik dana jumbo dari rights issue. Nilai saham baru yang diterbitkan dari rights issue tersebut sebanyak-banyaknya sebesar Rp 9 triliun. TOWR akan melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHEMTD) dengan harga penawaran yang akan ditetapkan dan diumumkan kemudian dalam prospektus. Untuk aksi korporasi ini, TOWR akan meminta restu dalam RUPSLB 25 Oktober 2024 mendatang. "Pelaksanaan PMHMETD harus dilakukan paling lambat 12 bulan setelah tanggal persetujuan RUPSLB," tulis manajemen TOWR dalam prospektus ringkas, Rabu (18/9).
Dana hasil
rights issue
tersebut, akan digunakan untuk membayar pinjaman dan keperluan modal kerja TOWR dan/atau anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo). Jika aksi korporasi ini tidak memperoleh persetujuan dari RUPSLB, maka rencana tersebut baru dapat diajukan kembali 12 bulan setelah pelaksanaan RUPSLB. Deputi
Head of Research
Sucor Sekuritas, Paulus Jimmy melihat, rencana
right issue
yang dilakukan TOWR akan berdampak positif untuk kinerja TOWR dalam jangka panjang. Ini mengingat tujuan penggunaan dana untuk modal kerja dan
deleveraging. Melihat kinerja fundamental TOWR,
right issue
ini juga bukan disebabkan arus kas TOWR yang memburuk.
Sedangkan analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, pergerakan saham TOWR ada di level
support
Rp 720 dan
resistance
Rp 860. Herditya pun merekomendasikan
buy on weakness
untuk TOWR dengan target harga Rp 885–Rp 955 per saham.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023