IHSG Berpeluang Kembali Menembus Rekor Tertinggi
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat (mixed to higher) di pekan penetapan suku bunga The Fed (Fed Fund Rate/FFR) pada minggu ini. IHSG berpeluang kembali menembus rekor tertinggi baru (all time high/ATH) dengan batasan resistance di 7.833-7.911. "Pergerakan IHSG akan lebih dipengaruhi sentimen terkait dengan bank sentral Amerika (The fed) dalam penerapan suku bunga acuan. IHSG dipekan ini cenderung mixed to higher dengan support 7.765-7.723 dan resistance 7.833-7911," kata Senior Market Chartist-Retail Business Mirea Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama kepada Investor Daily. Nafan mengungkapkan, rapat the Fed (FOMC) yang akan digelar pada 17-18 September mendatang, akan menjadi perhatian pelaku pasar dan sentimen penggerak pasar IHSG di pekan ini. "Tentunya kita berharap the Fed juga memberikan sinyal kuat adanya kebijakan pelongggaran moneter ke depannya. Sehingga pelonggaran moneter ini akan meningkat likuiditas pasar," ujar dia.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023