;

Kredit Apartemen Lesu, Apa Solusinya?

Ekonomi Hairul Rizal 10 Sep 2024 Kontan
Kredit Apartemen Lesu, Apa Solusinya?

Penyaluran kredit kepemilikan apartemen (KPA) masih tumbuh mini, meski outstanding kredit kepemilikan hunian secara keseluruhan tumbuh pesat hingga pertengahan tahun. Ini sejalan dengan pasar apartemen yang masih mengalami tekanan. Hendra Hartono, CEO Leads Property Services Indonesia, mengatakan, pasar apartemen hingga saat ini belum bergerak. Perbankan juga cenderung menutup diri dalam menyalurkan KPA. Penyaluran kredit ke sektor apartemen baik, untuk kontruksi maupun KPA, sangat terbatas. Kalau pun bank mau membiayai KPA, mereka selektif, kecuali untuk pembeli secondary . Sebelum menyetujui kredit, bank juga sangat memperhatikan di mana calon lokasi nasabahnya, kata Hendra, Senin (9/9). Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit kepemilikan apartemen (KPA) masih rendah, jauh dari total pertumbuhan kredit kepemilikan hunian. Namun, laju KPA dalam tren naik. Outstanding KPA per Juni 2024 tercatat mencapai Rp 30,31 triliun, tumbuh 7,26% secara tahunan. Lajunya naik dari 4,76% pada Juni 2023 dan 5,75% di Desember. Sebelumnya, SVP Consumer Loan Group Bank Mandiri Dessy Wahyuni mengatakan, permintaan KPA menurun karena pengembang memang lebih fokus pada penjualan rumah tapak dibanding apartemen.

Download Aplikasi Labirin :