;

Belanja Masyarakat Masih Belum Pulih

Ekonomi Hairul Rizal 10 Sep 2024 Kontan
Belanja Masyarakat Masih Belum Pulih

Kondisi belanja rumah tangga belum kembali ke kondisi sebelum pandemi Covid-19. Hal tersebut menjadi alarm bagi pemerintah, mengingat konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Pada kuartal I-2024 misalnya, dari data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 4,91% year on year (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,11% yoy. Di kuartal II-2024, pertumbuhan konsumsi rumah tangga 4,93% yoy, juga lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi di periode itu yang sebesar 5,05% yoy. Tanda pelemahan belanja rumah tangga berpotensi berlanjut. Sebab, dari hasil Survei Konsumen oleh Bank Indonesia (BI), proporsi pengeluaran konsumen untuk konsumsi Agustus hanya 73,5%, turun dari Juli sebesar 75,8%. Di Juli, proporsi pengeluaran untuk konsumsi juga turun dari Juni yang tercatat 73,9%. Direktur Pengembangan Big Data Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, konsumsi rumah tangga menyumbang hampir 60% PDB. "Di kuartal I dan II saat ada siklus puasa dan Lebaran tetapi [konsumsi] enggak nendang. Padahal yang mudik banyak dan ada pemilu," tutur dia, Senin (9/9). BPS sebelumnya mencatat masyarakat kelas menengah mencapai 57,33 juta pada 2019. 

Angka ini terus menurun dalam lima tahun terakhir, hingga menjadi 47,85 juta pada 2024, atau turun 9,48 juta orang. Eko menduga, konsumsi rumah tangga hingga akhir 2024 tak mengalami perbaikan. Sebenarnya perbaikan bisa saja terjadi, dengan syarat, proses Pilkada 2024 berjalan lancar dan pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak semakin marak. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat, menurunnya porsi pengeluaran konsumen untuk konsumsi karena mereka berhati-hati menggunakan uangnya. "Kami melihat masih ada momentum untuk mendorong konsumsi seperti efek musiman perayaan Natal dan Tahun Baru hingga pemotongan suku bunga acuan BI yang mendorong konsumsi barang tahan lama," kata Josua.

Tags :
#Makro #Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :