Beban Bunga Tekan Laba Perbankan
Penurunan suku bunga acuan sangat ditunggu industri perbankan. Beban bunga tinggi membuat kinerja perbankan dalam tekanan. Bank-bank besar yang masuk dalam kategori KBMI 4 juga merasakan efek bunga tinggi. Beban bunga naik signikan. Ambil contoh, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) yang mengalami kenaikan beban bunga 47,46% secara tahunan menjadi Rp 30,24 miliar per Juli 2024. Efeknya laba BRI hanya tumbuh 1,79%. Satu-satunya bank KBMI 4 yang mampu mengatasi efek kenaikan beban bunga adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Beban bunga bank ini naik 5,35% menjadi Rp 6,7 triliun. Karena beban bunga cuma naik tipis, laba BCA bisa naik 12,36%. BCA satu-satunya bank KBMI 4 yang labanya naik hingga dua digit. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyebut pendorong pertumbuhan tersebut adalah pendanaan. Di periode tersebut, BCA mengurangi simpanan dengan bunga mahal.
Direktur Keuangan Bank Mandiri Sigit Prastowo mengakui ada tren kenaikan beban bunga. Untuk mendorong profitabilitas, Bank Mandiri menaikkan CASA.
Bank Mandiri juga melanjutkan
loan repricing
secara selektif, terutama pada kredit korporasi, sesuai tingkat suku bunga yang ada. Sigit menyebut, jika ada kenaikan suku bunga, pihaknya akan menyesuaikan dengan kemampuan nasabah dan risiko.
Senior Faculty
LPPI Amin Nurdin berpandangan, perbankan sudah beradaptasi. dengan efisiensi dan mulai menuai dampak digitalisasi. Ia menilai kinerja perbankan berpotensi lebih baik di paruh kedua tahun ini.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023