Permintaan Semen Tetap Kuat di Tengah Ekonomi Lemah
Momentum pertumbuhan konsumsi semen domestik diperkirakan berlanjut di semester II 2024. Meski pada saat yang sama kelebihan pasokan masih berlangsung. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Andreas Kristo Saragih memaparkan, konsumsi domestik mencapai 6,02 juta ton, tumbuh 14,1% secara bulanan di Juli 2024. Ini didorong efek normalisasi dari penyesuaian harga yang dilakukan pada Mei 2024. Secara kumulatif, konsumsi semen domestik naik 2,5% secara tahunan (YoY) hingga Juli 2024 jadi 34,04 juta ton. "Semen curah dan konsumsi di Jawa menjadi pendorongnya," tulisnya dalam riset. Andreas mengantisipasi berlanjutnya pertumbuhan di Agustus 2024, didukung cuaca yang lebih kering. Kemudian percepatan kegiatan konstruksi. "Kami memperkirakan volume penjualan di bulan Agustus mencapai 6,2 juta ton yang mengindikasikan pertumbuhan sebesar 4,2% YoY dan 3% MoM," sebutnya. Analis BRI Danareksa Sekuritas Richard Jerry berpandangan momentum pertumbuhan akan berlanjut. Hanya saja pemulihan untuk segmen kantong cenderung lambat. Ini menyusul risiko dari merek tier 2 SMGR, yakni semen Merdeka.
Richard mencermati saat ini harga per kilogramnya lebih rendah 8%-10% dibandingkan merek
tier
2 INTP, Semen Rajawali. Harga Merdeka justru lebih mirip dengan merek
tier
3 milik INTP, Semen Jempolan.
Head of Investment
Nawasena Abhipraya Investama Kiswoyo Adi Joe justru mennilai sektor semen masih cukup berat. Ini lantaran masih lesunya industri properti.
Menurutnya, meskipun pra penjualan sejumlah emiten properti naik, tetapi pangsa pasarnya kalangan atas. Sementara untuk kalangan bawah masih berat.
Untuk saat ini, Kiswoyo menilai INTP yang menarik diperhatikan. Kiswoyo merekomendasikan
buy on weakness
INTP dengan target harga Rp 7.250.
Sementara Andreas mempertahankan rating
overweight. Ia merekomendasikan
buy
INTP dengan target harga Rp 9.150.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023