;

Saham BUMN Karya Makin Bersinar

Ekonomi Hairul Rizal 03 Sep 2024 Kontan
Saham BUMN Karya Makin Bersinar

Mengawali perdagangan bulan September, saham-saham emiten BUMN Karya bertengger di zona hijau. Pada perdagangan Senin (2/9), hampir semua saham emiten BUMN Karya dan anak usahanya melesat. Contohnya PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Kemarin, saham WIKA ditutup Rp 458, naik 17,44% dibanding penutupan hari sebelumnya. Jika diakumulasi sejak awal tahun ini, saham WIKA sudah meroket 124,61%. Harganya mengalami lonjakan tertinggi dibanding saham emiten BUMN Karya lainnya, semisal PT PP Tbk (PTPP) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI), yang masing-masing naik 12,62% dan 1,92% sejak awal 2024. Jika ditengok, laju saham emiten BUMN Karya ditopang moncernya kinerja keuangan di semester pertama tahun ini. Ambil contoh PTPP, yang mengantongi pendapatan Rp 8,79 triliun, tumbuh 9,28% secara tahunan. Dus, laba bersih PTPP ikut terkerek jadi Rp 147 miliar di semester I-2024, naik 52,46% secara tahunan. Sedangkan WIKA mengalap laba bersih Rp 401,95 miliar di semester I-2024, membalikkan kerugian Rp 1,88 triliun di semester I-2023. WIKA juga menorehkan kontrak baru Rp 11,58 triliun hingga Juli 2024. Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya mengatakan, dari capaian tersebut, komposisi perolehan dari segmen industri 35,21%. Lalu, segmen infrastructure & building 29,97%, properti 18,30%, dan EPCC 16,52%. "Proyek yang jadi penopang kontrak baru, antara lain, Tol Sumbu Timur IKN, Jetty Manggis, dan RFF Plant Rorotan," ujar Mahendra, Senin (2/9). Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy melihat, prospek kinerja BUMN Karya ke depan bergantung pada proyek dan penugasan dari pemerintah. Raihan nilai kontrak BUMN Karya rata-rata lebih 50% dari proyek pemerintah. Pengamat pasar modal sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat menganalisa, kinerja WIKA dan WSKT masih berat di semester II-2024. Ini akibat beban operasional dan bunga yang masih tinggi.

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :