Berhadapan dengan Koalisi Gemuk
PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan berhadapan dengan koalisi gemuk partai politik dalam pemilihan kepala daerah 2024 di banyak daerah. Rata-rata pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan dalam pilkada berhadapan dengan jagoan Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus, gabungan antara anggota Koalisi Indonesia Maju—koalisi pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka—dan partai di luar KIM. Di sejumlah daerah, KIM sempat membangun skenario menggaet semua partai politik masuk ke koalisi mereka sehingga PDI Perjuangan tak memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon dalam pilkada. Tujuannya agar hanya jagoan KIM plus yang bertarung dalam pilkada atau cuma ada calon tunggal.
Skenario ini awalnya berjalan sesuai dengan rencana mereka. Namun agenda itu buyar setelah Mahkamah Konstitusi menurunkan ambang batas pencalonan kepala daerah. Putusan MK itu juga akhirnya membolehkan partai tanpa kursi dewan perwakilan rakyat daerah mengusung pasangan calon kepala daerah. Putusan tersebut membuat lebih banyak partai dapat mengusung pasangan calon tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lain, misalnya di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dalam pilkada di daerah dengan jumlah pemilih terbanyak ini, terbentuk dua-tiga poros utama, yaitu KIM plus, PDI Perjuangan, ataupun PKB. (Yetede)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023