Polemik Subsidi Kereta
Presiden Joko Widodo tak banyak berkomentar soal polemik perubahan skema subsidi kereta rel listrik atau KRL Jabodetabek. Ia mengaku tidak tahu bahwa Kementerian Perhubungan berniat menerapkan subsidi KRL berbasis nomor induk kependudukan. "Saya tidak tahu karena belum ada rapat mengenai hal itu. Saya belum tahu masalah di lapangan seperti apa," kata Jokowi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur, pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Komentar Jokowi ini pun menuai reaksi warganet di media sosial. Pada jejaring X, misalnya, beragam komentar warganet membanjiri unggahan pernyataan Jokowi tersebut. Ada yang mengecam, ada pula yang netral. "Subsidi transportasi umum perkotaan cara terbaik mengurangi emisi, kemacetan, dan kecelakaan lalin serta utk memperkuat daya beli masyarakat menengah bawah," kata akun @J*****a pada 31 Agustus 2024, menanggapi pernyataan Jokowi yang diunggah sebuah akun situs web berita.
Perubahan subsidi KRL berulang kali mengemuka dan menjadi perdebatan publik. Yang terbaru, wacana perubahan skema subsidi KRL ini tertulis dalam Buku II Nota Keuangan beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2025. Dalam dokumen yang diserahkan oleh pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat itu tercatat rencana penerapan subsidi berbasis NIK. Dengan demikian, Kementerian Perhubungan hanya menyalurkan dana subsidi public service obligation atau PSO kereta api untuk masyarakat kelas bawah.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan rencana penerapan tarif KRL Jabodetabek sesuai dengan kelas ekonomi penggunanya masih terus dikaji. Dia berdalih skema ini dapat membuat penyaluran subsidi lebih tepat sasaran. "Kami lagi melakukan studi bagaimana semua angkutan umum bersubsidi itu digunakan oleh orang yang memang pantas untuk mendapatkannya," katanya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara pada Kamis, 29 Agustus 2024. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023