Bendungan Ke-45 yang Diresmikan di Tasikmalaya, Menelan Anggaran Rp 3,5 Triliun
Presiden Jokowi didampingi Ny Iriana meresmikan Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, yang dibangun dengan anggaran Rp 3,5 triliun. Bendungan ini tercatat sebagai bendungan termahal pada era Presiden Jokowi. Bendungan yang dibangun pemerintah biasanya hanya memakan anggaran Rp 800 miliar dan paling mahal Rp 1,5 triliun. Bendungan Leuwikeris mulai dibangun pada 2016 dengan luas genangan 243 hektar dan daya tampung 81 juta meter kubik air. Proyek ini adalah bendungan ke-45 yang diresmikan Presiden Jokowi.
”Ini adalah bendungan yang menelan biaya paling besar, Rp 3,5 triliun, biasanya Rp 800 miliar, Rp1triliun, atau Rp 1,5 triliun. Ini sekali lagi Rp 3,5 triliun,” kata Presiden ketika meresmikan Bendungan Leuwikeris, Kamis (29/8). Menurut Presiden, masih ada delapan bendungan lagi yang akan segera diresmikan. ”Berarti, totalnya ada 53. Sekali lagi, air adalah sumber kehidupan. Oleh sebab itu, harus dikelola dengan baik untuk manfaat rakyat, untuk manfaat masyarakat, untuk manfaat petani,” katanya.Presiden menargetkan total 61 bendungan selesai dibangun di pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
”Iya, yang belum selesai nanti diselesaikan tahun depan. Sebanyak 61 bendungan. Atau nanti akhir Desember mungkin bisa targetnya tercapai,” ucap Presiden. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan manfaat multifungsi dari bendungan itu, mulai dari air baku hingga irigasi. ”Kita harapkan ini manfaatnya betul-betul multifungsi, baik untuk air baku, baik untuk air irigasi, baik untuk pengendalian banjir, dan juga pembangkit listrik. Dan sudah dihitung ini dapat mengairi daerah irigasi seluas 11.200 hektar. Sangat besar sekali manfaatnya bagi para petani,” ujar Presiden. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023