Operasi Jarak Jauh Pertama dengan Robot, Sukses
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS Profesor IGNG Ngoerah berhasil melakukan operasi bedah menggunakan robot yang dikendalikan dokter dari Bali terhadap pasien di Jakarta, Jumat (30/8). Ini merupakan operasi telerobotic pertama di Indonesia yang mendukung momentum transformasi kesehatan. Operasi telerobotic merupakan metode bedah jarak jauh, memanfaatkan teknologi robotik dan jaringan nirkabel yang memungkinkan dokter bedah melakukan tindakan operasi terhadap pasien secara jarak jauh dan real-time. Metode ini tidak hanya digunakan untuk urologi,tetapi juga bisa untuk bedah digestif dan lain-lain. Operasi ini dioperatori dokter spesialis urologi RS Prof Ngoerah, Ponco Birowo, bersama tiga dokter lainnya dari Bali terhadap pasien berusia 70 tahun yang mengidap kista di ginjalnya di RSCM.
Di RSCM, pasien didampingi dua dokter spesialis anestesi untuk memastikan bius dan robot yang dikendalikan dari Bali berfungsi normal. Selama operasi, dua tangan Ponco mengendalikan konsol yang terhubung dengan lengan instrumen manipulatif robot di RSCM, sementara satu kaki mengendalikan endoskopi/kamera dan kaki lain mengendalikan gripper yang digerakkan. Antara kendali Ponco dan robot di RSCM terhubung melalui jaringan seluler 5G. Jeda waktu kontrol dan robot hanya 0,1 detik, membuat gerakan presisi karena minim delay. Proses pengangkatan kista dari ginjal pasien ini berjalan lancar selama 30 menit sejak pukul 09.00 WIB. ”Kami sebelumnya sudah melakukan dua operasi dengan teknologi robotik di RSCM Kencana dan hari ini kami berhasil melakukan operasi jarak jauh yang pertama, di mana operator berada di RS Ngoerah terhadap pasien yang berada di RSCM,” kata Ponco dari Bali, kemarin.
Syarat utama operasi telerobotic adalah latensi jaringan kurang dari 150 millisecond (mS), kecepatan internet di atas 50 mbps, dan jitter (waktu tunda antara saat sinyal dikirim dan diterima melalui jaringan) di bawah 10 mS. Maka, diperlukan jaringan seluler 5G yang kuat dan stabil. Untuk mendukung operasi ini, provider Telkomsel memasang jaringan 5G langsung di gedung RSCM dan RS Ngoerah. Sehingga, latensi jaringan selama operasi berjalan antara 15 dan 20 mS walau jarak RSCM dan RS Ngoerah terpisah 1.200 km. ”Ini merupakan lompatan bagi Indonesia dan kami mendukung teknologi medis yang dikombinasikan dengan teknologi informasi,” kata Direktur Human Capital Management Telkomsel Indrawan Ditapradana di RSCM. Sejak 2021, Telkomsel telah menggelar jaringan 5G secara signifikan, mencakup 1.000 titik di 56 kota Indonesia secara bertahap. Dengan begitu, telerobotic bisa dilakukan di kota-kota tersebut. (Yoga)Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023