;

Harapan Terus Terang pada Harga Emas

Ekonomi Hairul Rizal 28 Aug 2024 Kontan
Harapan Terus Terang pada Harga Emas

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) diperkirakan melanjutkan laju pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun ini. Harga emas dunia yang menanjak mendorong prospek perseroan ini. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji mengatakan, harga emas di pasar dunia yang menguat mendorong kinerja perseroan ini sepanjang semester I-2024. Hal ini berkaca dari rata-rata harga jual (ASP) semester I-2024 yang naik 15% year-on-year ( yoy ) menjadi US$ 2.209 per ons troi. Sepanjang semester I-2024, emiten Grup Bakrie tersebut mencatatkan pendapatan sebesar US$ 15,8 juta atau melesat 287% yoy. Sementara laba bersih tumbuh 67% yoy menjadi Rp 9,4 juta. Permintaan akan emas juga diproyeksi meningkat, terlebih dengan status emas sebagai safe haven . Menurut Nafan, ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah akan turut mendorong permintaan akan emas. Sebagai pengingat, opex BRMS melonjak 437,3% yoy menjadi US$ 10,5 juta di kuartal II-2024. Peningkatan opex terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya gaji, upah, dan tunjangan lainnya karena pemanfaatan optimal dari Kilang 2 dan persiapan Kilang 3. Kemudian peningkatan pajak dan biaya perizinan, iuran tetap (PNBP), serta pajak bumi dan bangunan. 

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer menyebutkan, jika menilik capaian di semester I-2024, kenaikan kinerja BRMS didorong oleh kenaikan produksi emas dan kenaikan rata-rata harga jual emas. Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Arinda Izzaty melanjutkan, secara jangka panjang potensi komoditas emas masih cukup baik. Selain itu, kondisi ketidakstabilan perekonomian dan geopolitik yang masih berlanjut, maka pelaku pasar cenderung lebih memilih aset yang bersifat safe haven seperti emas. Di sisi lain, dengan potensi pemangkasan suku bunga maka dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi turun. Arinda berpandangan bahwa penurunan dolar AS akan berpengaruh pada laba BRMS, mengingat emiten ini juga melakukan ekspor. Arinda memperkirakan BRMS mampu mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 20% pada akhir tahun nanti. Dengan demikian, ia merekomendasikan buy BRMS dengan target harga Rp 230 per saham.

Download Aplikasi Labirin :