Empat Negara Berebut Relaokasi Pabrik dari Tiongkok
Sebanyak empat negara di Asia, yakni Indonesia, Vietnam, India, dan Bangladesh berebut relokasi pabrik dari Tiongkok, seiring mencuatnya perang dagang dan pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan sejumlah kawasan industri (KI) untuk menampung relokasi pabrik pemain manufaktur dunia. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan, KI Brebes masuk proyek strategis nasional (PSN) dalam dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bersama 26 KI lainnya sampai 2025.
Agus memahami, kelemahan Indonesia dibanding negara pesaing adalah rantai pasokan yang rapuh dan regulasi yang tak kondusif. Dua hal itu selalu dikeluhkan para investor yang mau masuk ke Indonesia. Untuk itu, dia menegaskan, pemerintah berusaha untuk menciptakan iklim investasi yang lebih bersahabat dan kondusif melalui RUU Omnibus Law Cipta Kerja. RUU ini bisa menjawab berbagai macam isu yang dikeluhkan para investor.
Sebelumnya, PT Kawasan Industri Wijaya Kusuma (KIW) berupaya menjadikan KI Brebes sebagai lokasi yang ramah investasi. Direktur Operasional KIW Ahmad Fauzie Nur menerangkan, saat ini, KIW berupaya mempersiapkan diri menyambut kebangkitan ekonomi pascapandemi Covid-19. Dengan demikian, KI ini bisa menjadi pilihan investor untuk berinvestasi di Indonesia yang ditopang oleh akses transportasi serta mantapnya regulasi perizinan di Jawa Tengah. Posisi Brebes, kata dia, sangat strategis, berada di lintas pantura dengan tersedianya transportasi kereta api, dilewati jalan tol Trans Jawa dan dekat dengan pelabuhan Cirebon dan Tegal. KIW mendapat tugas dari Kementerian BUMN sebagai pembangun dan pengengelola KI Brebes.
Tags :
#Industri lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023