;

Jangan Jadikan IKN Sebagai Jakarta yang Baru

Jangan Jadikan IKN Sebagai Jakarta yang Baru

Guru Besar Program Studi Perencanaan, Wilayah, dan Kota Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, Tommy Firman mengatakan, dalam perjalanan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalitim, pemerintah tampak sedang membangun kota baru dengan berbagai fungsi. Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, dibangun pula pusat perekonomian, pusat riset teknologi, dan lain sebagainya di IKN. Hal ini dikhawatirkan akan membuat perekonomian di kawasan Indonesia timur terpusat di IKN dan tidak merata, seperti halnya Jakarta.

Padahal, IKN dibangun dan dikembangkan salah satunya untuk mendorong pemerataan perekonomian Indonesia sehingga tidak hanya terkonsentrasi di satu lokasi. ”Kalau itu yang terjadi, ini seolah-olah seperti membangun Jakarta yang baru, hanya skalanya lebih kecil karena nanti semuanya ada di situ,” ujarnya dalam diskusi peluncuran buku 9 Alasan dan 8 Harapan Memindahkan Ibu Kota, di Jakarta, Rabu (14/8).

Menurut Tommy, Indonesia bisa meniru Washington DC (AS) atau Canberra (Aus tralia). Kendati menjadi ibukota negara dan pusat pemerintahan, kedua kota tersebut tidak lantas turut menjadi pusat perekonomian di setiap negara itu. Menteri PPN 2014-2015, Andrinof Chaniago, penulis buku tersebut bersama M Jehansyah Siregar, menambahkan, ”IKN memang diharapkan jadi penggerak ekonomi, tetapi tidak semuanya lantas harus terpusat di sana. Model ekonomi yang diharapkan ada di IKN adalah penunjang jalannya sebuah kota,” kata Andrinof. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :