;

Impor Beras Bulog Berlanjut

Ekonomi Yoga 13 Aug 2024 Kompas
Impor Beras Bulog Berlanjut

Produksi beras nasional 2024 diperkirakan susut 3,8 juta-4 juta ton dari target 32 juta ton. Untuk menambal kekurangan tersebut, Perum Bulog melanjutkan impor beras. Bulog juga diminta Bapanas menambah serapan gabah atau beras dalam negeri sebanyak 600.000 ton. Walau ada potensi produksi beras pada Agustus-September 2024 sebanyak 5,66 juta ton, produksi beras tahun ini tetap lebih rendah dibanding tahun lalu. Merujuk hasil Kerangka Sampel Area (KSA) Padi BPS, potensi produksi beras nasional pada Januari-September 2024 sebanyak 24,37 juta ton.

Produksi itu diperkirakan turun 1,78 juta ton atau 6,81 % dibanding realisasi produksi beras Januari-September 2023, di 26,15 juta ton. Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Epi Sulandari, Senin (12/8) mengatakan, stok beras Bulog per 9 Agustus 2024 sebanyak 1,45 juta ton. Stok tersebut terdiri dari cadangan beras pemerintah (CBP) 1,37 juta ton dan komersial sebanyak 79.962 ton. Selama ini, stok beras Bulog digunakan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Bantuan Beras bagi 22 juta keluarga berpenghasilan rendah.

Agar program-program itu dapat berjalan hingga akhir tahun 2024 dan Bulog tetap memiliki CBP di awal tahun depan, stok beras harus terus dijaga. ”Upaya menjaga stok beras itu dilakukan melalui impor dan pengadaan beras dalam negeri. Untuk pengadaan beras dalam negeri, Bapanas telah menugaskan kami menambah stok beras sebanyak 600.000 ton,” ujarnya dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara hibrida di Jakarta. (Yoga)


Tags :
#Impor #Beras
Download Aplikasi Labirin :