Tumbuhnya Potensi Ekspor RI ke Jepang
Indonesia dan Jepang menandatangani Protokol Perubahan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang atau IJEPA. Melalui pembaruan IJEPA, ekspor RI ke Jepang pada 2025-2033 berpotensi tumbuh 11,6 % per tahun dan peluang Indonesia memasuki pasar tenaga kerja Jepang semakin bertambah. Tak hanya sebatas sektor keperawatan, manufaktur, serta pertanian dan perikanan, tapi juga perbankan, real estat, dan transportasi. Penandatangan Protokol Perubahan IJEPA dilakukan Mendag RI Zulkifli Hasan dan Menlu Jepang Kamikawa Yoko, Kamis (8/8) melalui konferensi video.
Proses ratifikasi Protokol Perubahan IJEPA ditargetkan kelar pada 2025. Zulkifli mengatakan, Protokol Perubahan IJEPA mencakup amandemen, peningkatan komitmen perdagangan barang dan jasa, serta e-dagang, juga pergerakan orang perseorangan (movement of natural persons/MNP), kekayaan intelektual, serta pengadaan barang dan jasa pemerintah. Di sektor perdagangan barang, Jepang akan memperbaiki akses pasar 112 pos tarif produk Indonesia, berupa produk segar dan olahan ikan tuna, cakalang, lobster, dan kerang; buah-buahan; makanan dan minuman; serta bahan kimia organik. Adapun Indonesia akan memperbaiki akses pasar 25 pos tarif produk Jepang, antara lain, produk besi dan baja serta otomotif.
”Pasca implementasi Protokol Perubahan IJEPA yang ratifikasinya ditargetkan kelar pada 2025, ekspor RI ke Jepang pada 2025-2033 diperkirakan meningkat 11,6 % per tahun. Nilai ekspor RI ke Jepang pada 2028 berpotensi naik 58 % menjadi 35,9 miliar USD dibanding tahun 2023, di 20,8 miliar USD,” ujarnya. Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono menambahkan, melalui Protokol Perubahan IJEPA, Jepang memberikan tambahan pengurangan dan penghapusan tarif bea masuk untuk produk-produk ekspor potensial Indonesia, termasuk produk perikanan segar dan olahan yang menjadi kepentingan nasional. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023