Ekspor Industri Mamin Mampu Sumbang Devisa Rp 237 T
Industri makanan dan Minuman (Mamin) berperan penting menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Industri ini mampu menyumbang devisa negara dengan nilai ekspor USS$ 14,73 miliar atau sekitar Rpo 237,15 triliun (kurs Rp 16.100) pada periode Januari- Mei 2024, sementara impor sebesar US$ 7,27 miliar. Menteri perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sektor industri mamin masih melanjutkan surplus neraca dagang sebesar US$ 7,46 miliar. Kontribusi industri Mamin pada kuartal I-2024 mencapai 39,91% terhadap PDB industri non-migas, dan 6,97% terhadap PDB internasional. Industri mamin pada kuartal I-2024 dapat tumbuh 5,87% (year on year), meneruskan konsistensi pertumbuhan positif selama ini. Investasi di sektor ini juga semakin tumbuh dan diminati oleh investor. (Yetede)
Tags :
#Makanan dan MinumanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023