Ekonomi Lemah menurunkan Daya Beli
Sejumlah ekonom menginformasikan daya beli masyarakat melemah tahun ini, terlihat pada turunnnya penjualan semen dan otomotif, deflasi berkepanjangan, maraknya manufaktur pada Juli 2024, pertama sejak Agustus 2021. Keadaan ini dikhawatirkan bisa menggerus pertumbuhan ekonomi nasional. Per Juni 2024, berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas, penjualan semen turun 0,3% sedangkan di Juni turun 2,8%. Penjualan semen kantong menurun 1,9% sepanjang tahun ini. Sementara itu, penjualan mobil merosot 19% menjadi 408 ribu unit selama semester I-2024, sedangkan sepeda motor 1%. Selama ini, penjualan semen dan otomotif merupakan salah satu indikator daya beli masyarakat. (Yetede)
Tags :
#Perlambatan EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023