;

Harga Bitcoin Terpuruk Akibat Penurunan Pasar Global

Ekonomi Hairul Rizal 06 Aug 2024 Kontan
Harga Bitcoin Terpuruk Akibat Penurunan Pasar Global
Harga bitcoin (BTC) loyo di lima hari terakhir. Setelah bergerak naik turun di atas Rp 1 miliar hingga Jumat malam (2/8), harga bitcoin terus turun hingga tembus ke level Rp 800 jutaan per BTC. Penurunan paling tajam terutama terjadi pada Minggu malam (4/8). Tercatat, harga bitcoin anjlok dari semula Rp 947,41 juta pada Minggu (4/8) menjadi Rp 876,90 juta pada Senin dini hari (5/8). Setelahnya, harga BTC turun dengan pergerakan lebih mini, yakni ke level US$ 54.470 atau sekitar Rp 882 juta pada Senin (5/8). Dus, dalam lima hari terakhir, harga BTC sudah turun sekitar 16%. Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur mengatakan, harga BTC terus menurun akibat faktor ekonomi dan geopolitik yang berdampak negatif pada pasar kripto. Seperti sentimen risk-off dan kekhawatiran perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS). Ini memicu aksi jual besar-besaran. Diperparah penurunan di pasar saham global. Di Jepang dan Korea Selatan, penurunan tajam di pasar saham mencerminkan ketidakpastian ekonomi yang lebih luas. CEO Triv, Gabriel Rey bilang, kondisi pasar yang bergejolak masih akan berdampak pada harga kripto dalam waktu dekat ini. Ia memproyeksi, harga BTC ada di sekitar US$ 60.000-US$ 70.000 pada akhir tahun ini. Secara teknis, bitcoin memiliki peluang menguji ulang level support di sekitar US$ 44.000 hingga US$ 48.000. Level support kritis berada di sekitar US$ 44.000 - US$ 48.000 (Rp 712 juta - Rp 777 juta. Jika harga dapat bertahan di atas US$ 50.000 (Rp 809 juta), ada kemungkinan kembali naik ke kisaran US$ 52.000  (Rp 842 juta). 
Download Aplikasi Labirin :