Saham Komoditas dan Perbankan Semakin Menguat
Saham berbasis komoditas dan perbankan masih mendominasi barisan top leaders penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sedangkan saham yang pergerakan harganya masih tertinggal (laggards) diisi emiten dari sektor beragam. Sejak awal tahun ini hingga perdagangan Jumat (2/8), 10 besar saham top leaders dihuni saham-saham dengan kapitalisasi jumbo (lihat tabel). Sedangkan top 10 saham laggards ditempati oleh PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Lalu ada PT Astra International Tbk (ASII), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi mengamati, pergerakan saham penggerak (movers) IHSG relatif sudah priced in dengan kinerja emiten dan prospek bisnis mereka. Faktor kondisi ekonomi makro akan tetap menjadi katalis penting yang dicermati pelaku pasar. Di sisi lain, suku bunga tinggi saat ini masih berkorelasi negatif terhadap sektor teknologi yang \ jadi pemberat indeks. Seperti GOTO, secara year to date mengakumulasi penurunan 38,37% dan BUKA melorot 45,37%. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana merekomendasikan spekulasi beli BBCA, ADRO, SMGR dan BRPT dengan target harga masing-masing Rp 10.550, Rp 3.500, Rp 4.200 dan Rp 1.250 per saham.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023