;

KINERJA Emiten Besar Mengendalikan Arah Bursa Saham

Ekonomi Hairul Rizal 05 Aug 2024 Kontan (H)
KINERJA Emiten Besar Mengendalikan Arah Bursa Saham

Mayoritas emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah merilis laporan keuangan periode semester I-2024. Di barisan 20 market cap terbesar, ada 16 emiten yang sudah mengumumkan kinerja enam bulan pertama tahun ini. Hingga menutup perdagangan akhir pekan lalu (2/8), 20 penguasa market cap emiten di sektor komoditas, perbankan, konsumer dan industri. Jika ditotal, nilai market cap 20 emiten tersebut mencapai 7.905,72 triliun. Nilai ini setara 63,69% dari total market cap BEI sebesar Rp 12.410 triliun. Dus, dengan kapitalisasi pasarjumbo, 20 emiten big cap bisa jadi penggerak dan pemberat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada penutupan perdagangan pekan lalu, IHSG bertengger di 7.308,12. Jika diakumulasi sejak awal tahun ini, IHSG naik sebesar 0,49%. Sebagai gambaran, posisi 10 teratas market cap diduduki PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Diikuti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Selain itu, ada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Berikutnya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Astra International Tbk (ASII). Selebihnya dihuni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada menilai, kinerja emiten big caps yang bervariasi cenderung sesuai ekspektasi. Realisasi kinerja itu menunjukkan kondisi setiap sektor industri dan strategi masing-masing emiten menyesuaikan diri dengan dinamika bisnis. Pengamat & Praktisi Pasar Modal, Riska Afriani sepakat, kinerja emiten big caps pada paruh pertama tahun ini relatif sesuai ekspektasi. Riska menyoroti pertumbuhan kinerja emiten bank, yang menandakan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat di tengah tahun politik dan sejumlah tantangan ekonomi. Head of Equities Investment Berdikari Manajemen Investasi, Agung Ramadoni mengatakan, peluang emiten big caps memperbaiki kinerja di semester II-2024 semakin terbuka. Terlebih, ada harapan pemangkasan suku bunga acuan The Fed pada September nanti dan ada transisi pemerintahan di bulan Oktober. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama memperkirakan, kinerja para emiten yang positif di semester I-2024 berpeluang kembali terapresiasi hingga akhir tahun ini. "Harga saham emiten itu juga akan semakin terapresiasi," ujarnya. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menimpali, di semester II, kinerja sejumlah emiten big caps masih akan moncer. Sentimen utamanya adalah Pilkada 2024 di akhir tahun nanti. Transisi pemerintahan dan pemilihan kabinet juga memberikan sentimen positif.

Tags :
#Bursa #Saham
Download Aplikasi Labirin :