Prospek Ekspor Komoditas Utama - Awan Gelap Masih Membayangi
Ekspor komoditas nonmigas utama Indonesia masih dibayangi ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19. Namun sebagian komoditas diperkirakan dapat tetap tumbuh dengan menangkap peluang dibukanya kembali aktivitas ekonomi di sejumlah negara.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, komoditas nonmigas utama tersebut mencakup minyak sawit mentah atau crude palm oil beserta turunannya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan bahwa nilai ekspor 10 komoditas tersebut cenderung naik selama Januari - April 2020 dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019. Kenaikan terbesar terjadi pada ekspor sejumlah produk pertanian seperti kakao dan sawit.
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani mengatakan, peluang ekspor dari komoditas utama tersebut berada pada produk pangan mengingat permintaan global hanya akan mengarah pada produk tersebut serta pada alat kesehatan dan obat-obatan.
Adapun pada produk manufaktur, dia mengatakan performa Indonesia terganjal oleh daya saing seiring kembalinya China dalam rantai pasok global. Selain itu, terdapat pula kekhawatiran bahwa aktivitas ekspor China bakal diikuti dengan aksi dumping.
Dalam kaitan itu, Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan terdapat harapan sejumlah komoditas ekspor Indonesia ke depannya dapat tumbuh. Kendati demikian, Fithra tak memungkiri jika sejumlah komoditas ekspor utama mengalami tekanan yang cukup dalam efek dari terbatasnya kinerja sektor transportasi seperti pada ekspor komponen kendaraan.
Tags :
#EksporPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023