;

Bangun Kerjasama Strategis

Bangun Kerjasama Strategis

Kunjungan Menhan Prabowo Subianto ke sejumlah negara Asia dan Eropa menunjukkan upaya presiden terpilih itu untuk membangun relasi strategis di kancah global. Selain mencari dukungan demi pemenuhan kepentingan strategis dan stabilitas nasional, langkah tersebut ditengarai diambil lantaran Prabowo ingin lebih aktif dalam pergaulan dunia. Prabowo tiba di Tanah Air setelah lawatan sepekannya ke sejumlah negara Asia dan Eropa, Kamis (1/8). Pada 24-31 Juli, Prabowo berkunjung ke Perancis, Serbia, Turki, dan Rusia.

”Saya baru tiba kemarin sore, jadi hari ini saya minta waktu (untuk) laporan kepada Presiden (terkait) kunjungan saya kemarin, (menghadiri) pembukaan Olimpiade, bertemu empat mata dengan Presiden Macron, dan beberapa (pemimpin) negara lainnya,” kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/8). Dalam lawatannya ke luar negeri pada 24-31 Juli, Prabowo mengunjungi Presiden Perancis Emmanuel Macron, Presiden Serbia Aleksandar Vucic, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kedatangan Prabowo ke negara-negara sahabat tersebut selalu disambut hangat.

Para pemimpin negara menjemput langsung, bahkan juga mengantarkan kembali Prabowo ke kendaraan yang ditumpanginya. Prabowo memulai kunjungannya ke Perancis dan diterima Presiden Macron di Istana Elysee, Paris, Rabu (24/7). Keduanya membahas isu keamanan global dan rencana peningkatan kerja sama di bidang pertahanan, seperti modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), industri pertahanan, pendidikan dan latihan, serta forum dialog. Prabowo juga menghadiri pembukaan Olimpiade Paris 2024, Sabtu (27/7).

Selain itu, Prabowo juga menemui Presiden FIFA Gianni Infantino membahas upaya Pemerintah Indonesia dalam memajukan sepak bola di Tanah Air. Dari Perancis, Prabowo terbang ke Serbia, Senin (29/7) dan bertemu Presiden Aleksandar Vucic untuk memperkuat dialog politik serta mengembangkan dan mendorong kerja sama ekonomi. Lalu, Prabowo terbang ke Turki menemui Presiden Recep Tayyip Erdogan, membahas komitmen kerja sama kedua negara di bidang pertahanan, termasuk peningkatan kapasitas angkatan bersenjata hingga industri pertahanan.

Terakhir, Rabu (31/7) Prabowo menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, membahas penguatan kerja sama RI-Rusia di bidang pendidikan, pariwisata, ketahanan pangan, dan pertahanan. Selain itu, dibahas pula kerja sama mengenai energi nuklir. Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai positif rangkaian kunjungan kerja Prabowo. ”Indonesia negara yang strategis dalam percaturan global, sebagai presiden terpilih Pak Prabowo punya kepentingan menjadikan Indonesia penting dan strategis di dunia,” tuturnya. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :