;

Industri Makanan Menjadi Primadona Investasi

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 14 Jun 2020 Kontan, 27 Mei 2020
Industri Makanan Menjadi Primadona Investasi

Sektor manufaktur mengalami tantangan sekaligus lompatan yang besar di era kemajuan teknologi digital dan internet, atau kerap kali disebut era industri 4.0. Ada lima sektor industri yang menjadi tulang punggung, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, serta elektronik. Selama lima tahun terakhir (2015 s.d Triwulan I 2020) realisasi investasi di sektor manufaktur mencapai Rp 1.348,9 triliun. Sektor utama yang paling diminati dan oleh investor adalah Industri Makanan yang investasinya mencapai Rp 293,2 triliun dengan persentase total investasi sebanyak 21,7%.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Farah Indriani optimistis sektor manufaktur berpotensi meningkat lagi. Dengan kemajuan teknologi dan internet, proses produksi akan lebih efisien. Ia juga mengatakan angka-angka ini menjadi refleksi bahwa tidak bisa dipungkiri jika pasar domestik Indonesia adalah magnet investasi, khususnya industri makanan dan minuman. Industri ini porsi modal dalam negerinya lebih besar dari penanaman modal asing

Download Aplikasi Labirin :