Ujian Sesungguhnya bagi Perbankan Segera Datang
Efek pukulan pandemi Covid-19 masih terlihat minim di catatan kinerja perbankan Tanah Air sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Setidaknya, sejumlah bank besar, terutama bank swasta, masih sukses menorehkan pertumbuhan laba tinggi. Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan kenaikan laba bersih menjadi Rp 6,58 triliun. Penyaluran kredit juga masih naik menjadi Rp 612,16 triliun. Pendapatan operasionalnya menjadi Rp 19,6 triliun. CIMB Niaga dan Bank Danamon, juga berhasil meraup pertumbuhan laba. Laba CIMB Niaga naik 11,8%. Sedangkan Bank Danamon mencetak pertumbuhan laba sebesar 33% menjadi Rp 59,7 triliun.
Sebaliknya, kinerja bank plat merah di bawah harapan. Hanya Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang belum mempublikasikan kinerja kuartal I-2020. Laba Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), turun menjadi Rp 8,17 triliun. Adapun laba Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi Rp 723 miliar. Bank BNI Tbk (BBNI) masih tumbuh 4,3%. Hans Kwee, Direktur Anugerah Mega Investama berpendapat, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) baru berlaku Maret, sehingga dampaknya baru akan terlihat di kuartal II dimana laba bank kemungkinan turun, namun akan sedikit tertahan dengan relaksasi dan restrukturisasi kredit. Para banker, termasuk Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA mengatakan menyadari besarnya tekanan yang dihadapi bisnis bank sehingga memilih bersikap wait and see sebelum memacu ekspansi, serta selektif dalam penyaluran kredit.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023