;

PERUBAHAN INDEKS KONSTITUEN : MENANTI PANTULAN LQ45

Ekonomi Hairul Rizal 26 Jul 2024 Bisnis Indonesia
PERUBAHAN INDEKS KONSTITUEN : MENANTI PANTULAN LQ45

Perubahan saham Indeks LQ45 diharapkan mengerek kinerja indeks sekaligus anggota konstituen tersebut ke depan, setelah cenderung tertinggal sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per Kamis (25/7), Indeks LQ45 melemah 5,61% secara year-to-date (YtD) ke level 916,16. Pelemahannya lebih besar dibandingkan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang turun 0,45% YtD ke 7.240,27. Pelemahan Indeks LQ45 terutama tertekan saham teknologi, seperti PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK). Sentimen negatif saham teknologi tak lepas dari era suku bunga tinggi, yang mengindikasikan emiten mendapat tantangan dalam pencarian dana. Sementara itu, emiten terkait komoditas dan energi cenderung mendorong kinerja Indeks LQ45. Misalnya saja saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), dan PT United Tractors Tbk. (UNTR). Menilik kinerjanya sepanjang 2024, saham JSMR sudah naik 12,42% ke posisi Rp5.475. Adapun, saham SRTG turun 12,20% secara YtD ke level Rp1.440.Terkait perubahan Indeks LQ45, perusahaan Manajer Investasi (MI) Syailendra Capital akan fokus pada fundamental saham dan tidak memfokuskan posisi berdasarkan perubahan dari indeks LQ45 tersebut. “Menurut kami, apabila fundamental sebuah perusahaan masih bagus dan masih bisa ada prospek untuk tumbuh, walaupun dikeluarkan dari LQ45 kami akan tetap hold saham tersebut,” ujar Investment Analyst Syailendra Capital Michael Tjandra kepada Bisnis, Kamis (25/7). 

Head of Investment Specialist Sinarmas AM Domingus Sinarta Ginting menyampaikan rebalancing indeks LQ45 kali ini cenderung mixed dalam perubahan bobot dengan tidak terlalu banyaknya pergerakan kapitalisasi pasar dan likuiditas dari saham-saham dalam indeks tersebut. Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management, Reza Fahmi Riawan mengatakan sektor saham potensial di Indeks LQ45 ialah perbankan; infrastruktur, utilitas, dan transportasi; pertambangan; serta perdagangan, jasa, dan investasi. Head of Consumer Education and Literation Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi memperkirakan pada semester II/2024 ada beberapa sentimen yang akan mendorong pergerakan saham dan Indeks LQ45. Pertama, potensi pelonggaran kebijakan moneter yang lebih cepat sehingga mendorong inflow investor asing ke saham blue chip. Kedua, stabilitas pergerakan nilai rupiah dan ekonomi Indonesia, ketiga, cycle komoditas yaitu penguatan harga komoditas di akhir tahun, dan keempat, transisi pemerintahan Indonesia.

Tags :
#Bursa
Download Aplikasi Labirin :