Gaji Pegawai Negeri Naik Lagi Tahun Depan
Pemerintah berencana mengerek kembali gaji aparatur sipil negara (ASN) pada tahun depan. Hal itu tertuang dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2025 edisi Pemuktahiran. Dalam dokumen itu tertulis, arah kebijakan belanja pegawai pada 2025 akan difokuskan salah satunya untuk penyesuaian gaji ASN. Rencana kenaikan gaji ASN pada tahun depan juga diakui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Namun dia enggan membeberkan berapa persen kenaikan gaji ASN pada 2025. "Kalau penyesuaian kan ke atas," ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (19/7). Tahun ini, pemerintah telah menaikkan gaji ASN sebesar 8%. Untuk tahun 2024, alokasi belanja pegawai mencapai Rp 484,4 triliun atau 2,1% produk domestik bruto (PDB). Ini menjadikan belanja pegawai sebagai salah satu komponen belanja pemerintah pusat (BPP) tertinggi. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira berpendapat, kenaikan gaji ASN pada tahun depan masih wajar selama kenaikannya untuk mengompensasi atas naiknya harga barang-barang.
Pemerintah juga harus mengelola defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), termasuk mencegah pelebaran defisit di atas 3% dengan banyaknya belanja program di pemerintahan baru. Dia menyarankan kenaikan gaji ASN tahun depan tidak lebih dari 8%. "Kondisi makin kompleks, jadi gaji PNS idealnya tidak naik lebih dari 8% tahun depan," ujar Bhima, Minggu (21/7).
Jumlah ASN di Indonesia saat ini mencapai 4.530.967 pegawai, yang terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 3.677.315 pegawai dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 853.652 pegawai.
Kenaikan gaji ASN tentunya akan mendorong belanja masyarakat. Bhima menduga, total keluarga inti yang terdampak dari kenaikan gaji ASN bisa lebih dari 16 juta orang.
Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet memberikan beberapa catatan terkait rencana kenaikan gaji ASN di 2025. Dia bilang, kenaikan gaji harus mendorong ASN meningkatkan pelayanan publik di pusat dan daerah.
Tags :
#MakroPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023