Harga Bitcoin Bersiap Melanjutkan Reli
Mata uang kripto,Bitcoin, diprediksi masih melanjutkan kenaikan harga setelah reli hingga 12 % selama beberapa hari sejak akhir pekan kedua Juli 2024. Tekanan jual yang berkurang diikuti naiknya sentimen positif pasar pada produk kripto ini. Reli sejak Jumat (12/7) mengakibatkan harga Bitcoin naik drastis 12 % menjadi 64.000 USD atau Rp 1,05 miliar per koin pada Selasa (16/7) tengah hari. Dibanding Senin (15/7), harga Bitcoin naik 2,3 %. Kenaikan hari ini mengerek harga mata uang lainnya, seperti Ethereum (ETH), sebesar 2,6 % menjadi 3.420 USD. Lalu, koin alternatif XRP dan SOL masing-masing naik 3 % dan 2,4 %. Token meme, DOGE, bertambah 4,3 % dan SHIB naik 7,1 %.
Analis Mobee Indonesia, bursa aset digital, Hery Hermawan, menjelaskan, reli ini terjadi setelah harga Bitcoin (BTC) terus merosot sejak pertengahan Juni karena beberapa sentimen negatif, salah satunya terkait kebijakan Pemerintah Jerman yang banyak memegang asset kripto untuk menjual Bitcoin mereka. Pemerintah Jerman diketahui memegang 46.000 Bitcoin senilai 2,81 miliar USD. Aset itu dijual perlahan sehingga membuat harga Bitcoin jatuh ke level 55.000 USD. Namun, aksi jual itu diperkirakan mereda karena Pemerintah Jerman kini hanya memiliki 0,007 Bitcoin. ”Jerman sudah menjual seluruh Bitcoin hingga habis sejak awal bulan Juli, tidak ada lagi tekanan jual BTC dari wallet Pemerintah Jerman,” kata Hery, hari ini. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023