Menanti Laju IHSG Menuju Level Tertinggi
Setelah sempat tersungkur cukup dalam pada awal bulan Juni lalu, tenaga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai kembali kencang. IHSG telah menembus level psikologis 7.300 dan parkir di area 7.327,58 setelah mengakumulasi kenaikan 1,02% sepanjang pekan lalu. Arus masuk dana dari investor asing ( capital inflow ) masih mengalir dengan posisi beli bersih ( net buy ) Rp 1,56 triliun dalam sepekan. Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengamati, gerak menanjak IHSG terdongkrak oleh rebound saham big caps. Ada sejumlah katalis domestik dan eksternal yang meniupkan angin segar ke pasar saham. Pertama , penguatan nilai tukar rupiah yang sudah balik ke level Rp 16.154 per dolar Amerika Serikat (AS) ikut mendorong akselerasi IHSG. Kedua, reli IHSG terangkat oleh sinyal positif dari AS terhadap potensi pemangkasan suku bunga acuan The Fed pada akhir kuartal III-2024.Pelaku pasar memproyeksikan, pemangkasan suku bunga akan berlangsung pada September 2024. Pengamat & Praktisi Pasar Modal, Riska Afriani menyoroti katalis domestik. Menurutnya, penguatan rupiah mengindikasikan kebijakan moneter dari Bank Indonesia ada di jalur yang tepat.
Associate Director of Research and Investment
Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menambahkan, evaluasi peraturan di pasar modal juga menjadi katalis penting.
Sementara itu,
Certified Elliott Wave Analyst Master
Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus mengamati, investor masih akan mengantisipasi rilis kinerja keuangan emiten periode kuartal II-2024.
Head Customer Literation and Education
Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi turut menyoroti, salah satu pemberat IHSG adalah jika kinerja emiten
bluechip
tidak sesuai dengan ekspektasi pasar. tidak sesuai dengan ekspektasi pasar.
Sebagai pilihan investasi jangka panjang, Riska menyarankan beli bertahap empat saham
big bank
. Saham properti dan konstruksi, yang sedang berusaha membentuk tren pembalikan arah juga bisa dicermati.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023