;

Masalah Lama Mahalnya Harga Obat

Masalah Lama Mahalnya Harga Obat
GUS Sujatno, anggota pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), berulang kali menerima keluhan masyarakat ihwal mahalnya harga obat dan penanganan medis di Tanah Air. Ia mengatakan banyak konsumen terpaksa merogoh kocek yang dalam untuk membeli obat yang diresepkan. Alih-alih memilih, konsumen terdesak membeli obat yang disarankan berapa pun harganya karena tidak tahu mana yang paling sesuai dengan penyakit yang dideritanya.

"Setelah dibandingkan dengan negara tetangga, barulah diketahui harga obat di sana lebih murah ketimbang di dalam negeri," kata Agus kepada Tempo kemarin, 8 Juli 2024. Harga obat dan layanan kesehatan yang lebih murah dan berkualitas di luar negeri membuat warga Indonesia memilih berobat ke luar negeri. Catatan Kementerian Kesehatan menyebutkan jumlanya lebih dari 1 juta.  Pemerintah sendiri memperkirakan kondisi ini menyebabkan negara kehilangan devisa sebesar US$ 11,5 miliar atau sekitar Rp 187 triliun. 

Ketergantungan terhadap bahan baku obat dari luar negeri menjadi salah satu penyebab harga obat di dalam negeri mahal. Sekitar 90 persen bahan baku obat masih impor. Adapun biaya bahan baku dan kemasan menyumbang 35 persen dari harga jual obat di pasaran. Melemahnya nilai tukar rupiah makin menyebabkan harga bahan baku obat melambung. (Yetede)
Tags :
#Nasional
Download Aplikasi Labirin :