Pembiayaan Alternatif Tapera Perlu Disiapkan
Pelaksanaan program Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera secara bertahap perlu mempertimbangkan alternatif sumber pendanaan. Ketentuan Tapera diatur PP No 21 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP No 2/2020 tentang Tapera yang ditetapkan pada 20 Mei 2024. Regulasi ini merupakan turunan UU No 4/2016 tentang Tapera. Pembiayaan rumah untuk peserta Tapera diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan pendapatan maksimal Rp 8 juta per bulan. KPR Tapera saat ini memiliki suku bunga tetap (fixed rate) 5 % per tahun serta jangka waktu pinjaman hingga 30 tahun. Badan Pengelola (BP) Tapera merilis pelaksanaan kewajiban kepesertaan Tapera bakal bertahap. BP Tapera juga tengah menjajaki skema perluasan manfaat Tapera, yakni pembiayaan bagi masyarakat menengah berpenghasilan tanggung dengan penghasilan di atas Rp 8 juta hingga Rp 15 juta (Kompas.id, 4/7/2024).
Untuk itu, BP Tapera berharap perluasan manfaat Tapera dapat dilegalisasi dalam peraturan menteri. BP Tapera juga sudah mendapatkan penugasan dari Komite Tapera untuk memperluas manfaat Tapera bagi penabung Tapera yang tidak tergolong masyarakat berpenghasilan rendah. Komite Tapera dipimpin oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Perusahaan Pengembang Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto, Minggu (7/7) mengemukakan, kekurangan rumah di Indonesia sangat besar, menembus 10 juta unit. Kekurangan rumah tidak hanya dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga masyarakat berpenghasilan tanggung di atas Rp 8 juta-Rp 15 juta. Selama ini, pembiayaan subsidi perumahan dari APBN terbatas. Tapera yang diamanatkan menarik iuran dari pekerja menjadi masalah karena ditentang serikat pekerja dan perusahaan, karena pekerja sudah banyak terkena iuran dengan pemotongan gaji hingga 8,5-9 %. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023