Kapitalisasi Emiten Naik, Arah IHSG Membaik
Langkah Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi ketentuan Papan Pemantauan Khusus (PPK) tahap II yang menggunakan skema full periodic call auction (FCA), mulai menggairahkan perdagangan saham di Tanah Air. Ini tercermin dari melonjaknya rata-rata volume transaksi perdagangan saham di BEI.Ambil contoh, transaksi perdagangan bursa di pekan terakhir Juni 2024. Di periode 24-28 Juni, rata-rata nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 16,16 triliun, naik 6,49% dibanding pekan sebelumnya Rp 15,17 triliun. Sebagai catatan, BEI menerapkan revisi aturan papan khusus dengan skema FCA sejak 21 Juni 2024. Seiring revisi itu, BEI mengeluarkan sejumlah saham dari Papan Pemantauan Khusus.
Ada enam emiten yang resmi dibebaskan BEI dari PPK.
Head of Research
Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengamati, rotasi top
market cap
hingga awal semester kedua disebabkan oleh dua faktor.
Pertama, pelemahan saham
big bank
yakni BBRI dan BBNI serta saham
blue chip
nonbank seperti TLKM dan ASII. Sejak awal tahun 2024, keempat saham itu turun hingga dua digit.
Kedua, sejumlah saham melonjak seperti TPIA dan DSSA, serta BREN dan AMMN yang tergolong pendatang anyar.
Head Customer Literation and Education
Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi, mengamati, bobot top 10 saham ini sangat jumbo sehingga menyumbang lebih dari separuh total market cap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Jadi perubahannya memengaruhi arah IHSG," ujar Audi.
Dus, Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto melihat rotasi saat ini sesuai ekspektasi dan memberikan sinyal positif terhadap IHSG.
Saat ini IHSG menuju level psikologis 7.300. Kemarin, IHSG menguat 0,34% ke level 7.220,88. Pandangan optimistis juga diungkap DBS Group Research. DBS mengerek naik outlook pasar saham Indonesia dari netral jadi positif.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023