PENYERTAAN MODAL NEGARA : KAI Commuter Pakai Armada Tua
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan armada kereta rel listrik yang beroperasi di Jabodetabek telah berusia di atas 30 tahun.Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo menuturkan bahwa armada kereta rel listrik (KRL) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sudah waktunya masuk program peremajaan. Oleh karena itu, dia serius meminta penyertaan modal negara sebesar Rp2 triliun yang rencananya untuk pengadaan sarana rangkaian kereta (trainset) KRL Jabodetabek yang dioperasikan anak usaha KAI, PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter. Didiek menjelaskan pengadaan sarana KRL sangat dibutuhkan mengingat bertambahnya jumlah sarana yang memasuki masa konservasi atau harus berhenti dioperasikan. Berdasarkan perhitungan, KAI harus melakukan replacement sarana sebanyak 37 trainset hingga 2027 mendatang untuk memastikan keselamatan dan keandalan armada KRL. Dia menjelaskan seluruh kereta yang dimiliki KAI Commuter sebanyak 1.088 unit telah berusia setidaknya 30 tahun atau lebih. Di sisi lain, pengurangan jumlah trainset terjadi bersamaan dengan peningkatan volume penumpang KRL. Didiek mengatakan jumlah penumpang KRL Jabodetabek sepanjang 2023 mencapai 290 juta orang dengan rata-rata okupansi sekitar 71% pada waktu normal dan 129% pada jam sibuk atau peak hour pada pukul 06.00—09.00 WIB dan 16.00—20.00 WIB. Dia memprediksi jumlah penumpang KRL Jabodetabek bisa mencapai 410 juta orang pada 2027. Bila tidak ada pengadaan KRL baru, tingkat okupansi KRL Jabodetabek dapat menembus 242% saat jam sibuk.
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023